Selasa, 06 Agustus 2013

Kata-kata perenungan Master Cheng Yen

Hendaknya kita bisa mengasah ujung tajam pada diri sendiri, sehingga ujung tajam yang sudah menjadi bulat kala tersenggol tidak akan melukai orang lain.


Cinta kasih universal yang tulus dan benar tiada musuh, keyakinan pada kejujuran dan hati nurani membangkitkan rasa bersyukur, kewelas asihan membuat hati jadi lapang dan penuh toleransi, bersuka cita dan ikhlas tanpa pamrih membuat niat menjadi murni.

Berharap sumber daya bumi tidak terkuras, harus di mulai dari memahami bagaimana menghargainya.

Dengan bertambahnya rasa bersyukur akan mengurangi rasa curiga.

Bila setiap orang melakukan satu kebajikan dan semua orang melakukan kebajikan, hal ini akan menghimpun keberkahan di dunia.

Bila setiap orang bersumbangsih cinta kasih, akan dapat merubah krisis menjadi kesempatan hidup, serta merubah malapetaka menjadi berkah.

Berdana bagaikan menebar benih, pupuklah benih itu dengan hati penuh suka cita, benih baru bisa bertunas.

Terhadap orang yang tidak berjodoh dengan kita, jangan timbul sikap penolakan, kesal dan benci. Terhadap orang yang berjodoh dengan kita, jangan timbul perasaan sayang yang berlebihan dan kemelekatan.

Bertobat membuat batin jadi bersih, membangun ikrar membuat berkah datang.

Senyuman adalah bahasa yang paling ramah dan damai.

Memilih memaafkan atau mendendam, tergantung niat di dalam hati. Dengan merubah niat akan mampu bertoleransi terhadap segala hal.

Kita tidak mampu mengendalikan panjangnya sebuah kehidupan, namun kita sendiri mampu merintis dan mengembangkan potensi dalam kehidupan yang bermanfaat bagi banyak orang.

Jalinan jodoh baik atau jodoh buruk semuanya terjalin saat berucap, berdiam diri dan berperilaku. Kata-kata baik membuat orang terbuka hatinya dan memahami maknanya, kata-kata yang buruk membangkitkan kerisauan di dalam hati orang.

Membuang sebagian rasa risau akan mendapatkan hati yang bersih. Mengikhlaskan sebagian harta benda akan mendapatkan ketenangan batin.

Kesuksesan seseorang dalam kehidupannya selama puluhan tahun adalah hasil akumulasi dari ucapan dan perilaku setiap hari, maka jagalah dengan baik ucapan dan perilaku setiap hari.

Keberkahan diperoleh dari bersumbangsih dengan suka cita. Kebijaksanaan diperoleh dari kenyamanan batin karena berpengertian.

Di dunia ini tiada hal yang tidak mampu kita lakukan, ditakutkan adalah kita tidak mau melakukannya.

Jika setiap orang mampu berhemat dan menghargai berkah, tentu tidak akan ada lagi kemiskinan.

Hanya dengan memiliki cinta kasih barulah akan mampu melepaskan diri dari niat tidak baik. Kembangkanlah niat baik dengan saling menghormati dan saling mengasihi di antara sesama.

Mari bersatu hati demi kebajikan dan bersumbangsih dengan rasa kebersamaan, serta saling mengasihi dan saling memuji dalam mengulurkan tangan untuk saling membantu.

Orang yang senang bersumbangsih akan memiliki kondisi batin yang senantiasa berkecukupan.

_______________________________________________


Kata-kata perenungan Master Cheng Yen

Jika kita memiliki hati yang lurus dan jalan yang benar, tentu arah kehidupan tidak akan pernah menyimpang.

Sepatah kata berguna lebih baik daripada ribuan kata tanpa manfaat, Sepatah kata berguna akan membangkitkan kepercayaan, kepercayaan yang akan memberi manfaat sangat besar.

Tidak dengan sengaja berpikir ke hal-hal buruk, perkataan apa pun selalu adalah kata kata yang baik.

Jika hati kita sedang bingung dan kehilangan arah maka diri kita akan sangat menderita, penderitaan ini disebabkan karena kita tidak mampu mengambil keputusan atas diri sendiri.

Seseorang yang percaya takhyul akan selalu curiga, percaya pada peramal dan menggantungkan nasibnya pada sesuatu yang bersifat mistik, itu membuat dirinya tidak mampu untuk benar-benar mendalami ajaran agama dan prinsip kebenarannya.

Orang dengan hati penuh cinta kasih adalah orang yang paling berbahagia.

Jika pandangan hidup seseorang tidak benar, maka dirinya tidak akan menjalani usaha yang benar, jika pandangannya melenceng, semua usaha yang dilakukannya juga mudah salah.

Orang yang percaya pada ajaran Buddha secara bijaksana sangat paham akan semangat dari ajaran Buddha, sedangkan orang yang percaya pada takhayul malah membelokkan makna ajaran Buddha yang indah.

Hati tanpa risau akan membuat pikiran jadi jernih dan bijaksana.

Melihat orang dengan hati Buddha, semua orang terlihat sebagai Buddha. Melihat orang dengan hati setan, semua orang terlihat sebagai setan.

Menjalani kehidupan bagai meniti tali tambang di tempat tinggi, kita harus terus berjalan dengan penuh konsentrasi ke depan, jangan terus menoleh kebelakang  karena hanya membuat hati kita bertambah risau.

Jika tidak ada pikiran dan niat jahat di dalam hati, maka hidup akan selalu terasa nyaman tanpa kerisauan, dengan sendirinya tidak mudah dirasuk oleh kesesatan.

Kehidupan yang mementingkan pemenuhan nafsu keinginan akan mendatangkan penderitaan, sebab manusia selalu tergiring olehnya untuk melakukan perbuatan yang menciptakan karma buruk.

Jika melakukan sesuatu dengan hati sukacita, sekali pun sangat sibuk tetap tidak merasa sebagai pekerjaan melelahkan, malah hati terasa sangat senang sekali.

Mata manusia mengarah ke depan, hanya bisa melihat kekurangan orang lain, namun tidak bisa melihat kekurangan diri sendiri.

Sebuah kesuksesan dicapai dengan kegigihan dan kesabaran, bukan secara untung-untungan yang hanya mengandalkan sekedar gairah dan semangat sesaat saja.

  Pengetahuan harus didalami dengan sepenuh hati, baru bisa menjadi kebijaksanaan bagi diri sendiri.

Kita hendaknya bisa menunaikan kewajiban diri dan menjaga kondisi hati tetap jernih tanpa noda, biar batin senantiasa tenang dan damai.

Jadikan permasalahan di antara sesama sebagai pelajaran, jangan menjadikan urusan insani sebagai gosip.

Peluang berlangsung dengan singkat, sehingga kita harus mencengkam sebersit niat baik yang timbul sesaat dan terus berbuat dengan segenap hati dan segenap tenaga.

Jika tidak memahami hukum sebab akibat,  itu akan membuat diri terjerat ke dalamnya. Dengan memahami hubungan antara sebab dan akibat, seketika itu pula akan mampu membebaskan diri dari kerisauan.

Lahir di dunia ini, kita tidak dapat memisahkan diri dari orang banyak, melatih diri juga tidak dapat dilakukan dengan cara mengasingkan diri.

Jika memiliki hati bersahaja dan tanpa keinginan bersaing dalam memperlakukan orang dan menangani masalah, itu akan membuat batin tetap berada dalam ketenangan dan tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan luar.

Lahan yang ditanami sayuran tidak akan mudah ditumbuhi rerumputan, dalam hati yang mengandung niat baik tidak akan mudah timbul niat jahat.

Jika di dalam hati selalu ada keadilan dan akhlak yang luhur serta bersikap tulus terhadap orang lain, dengan sendirinya akan mendapatkan simpati orang.

Senyuman, kelemah lembutan, pemberian perhatian dan sumbangsih adalah pernyataan cinta kasih.

Sumbangsih yang dilakukan sendiri adalah suatu kesenangan dalam kehidupan dan dapat mengembangkan nilai nilai kehidupan.

Perasaan sukacita membuat kita tidak gentar menghadapi kesulitan. Kekuatan bisa terhimpun bila di dalam hati ada rasa syukur.

Hal yang memang harus dilakukan, lakukan dengan ulet dan tabah, serta pertahankan terus sampai akhir tanpa takut menghadapi kesulitan.

Masa lalu telah berlalu, masa mendatang sulit diperkirakan, lebih baik kita menggenggam masa kini dengan memanfaatkannya sebaik mungkin.

Dalam kehidupan yang sudah tercerahkan, kita akan tahu bagaimana caranya bersumbangsih dan menciptakan berkah.

Harus selalu bersyukur dan tidak berkeluh kesah, dengan demikian perjalanan hidup baru bisa lancar tanpa hambatan.

Dalam bersikap dan menangani masalah, harus memegang prinsip tetapi tidak kaku, harus tegas tetapi penuh toleransi, baru bisa harmonis.

Dengan mengecilkan diri, laut dan langit terasa luas tidak terhingga. Dengan menggelembungkan diri, membuat kita tidak mendapatkan jalan untuk dilalui.

Mampu melepaskan status diri, dengan rendah hati melakukan kegiatan daur ulang sumber daya adalah membuang keakuan dan kemelekatan yang sesungguhnya.

______________________________________________________













Senin, 05 Agustus 2013

Kata-kata perenungan Master Cheng Yen

Pupuklah rasa bersyukur melalui sikap tahu akan keberkahan yang dimiliki. Pupuklah rasa empati melalui sikap menghargai keberkahan.Pupuklah kebijaksanaan melalui upaya penciptaan berkah kembali.

Tidak perlu saling memperebutkan harga diri,karena yang diperoleh adalah semu dan tidak berarti sama sekali,harga diri yang sejati adalah hasil dari pembinaan diri.


Kerjakan hal-hal terkait keduniawian dengan ajaran Buddha dan latih diri dengan menerapkan ajaran Buddha di alam kehidupan.


Mendengar kata-kata yang baik harus mengucapkan terima kasih, mendengar kata-kata yang buruk hendaknya dapat berpengertian.

Dalam melakukan pembinaan diri harus mengokohkan keyakinan diri terlebih dahulu, baru bisa mencapai kemajuan dengan langkah yang stabil dan mantap.

Jangan biarkan kritikan menyebabkan kita kehilangan motivasi dalam berbuat baik.

Jika setiap orang bersatu hati dan bergotong royong, baru kita bisa mengembangkan kekuatan yang paling optimal.

Orang awam sering berkata Harus mempertaruhkan segalanya demi mempertahankan martabat, padahal sebetulnya orang yang benar-benar memiliki kemampuan, akan berupaya untuk mengalah selangkah.

Kebahagiaan dalam hidup tidak ditentukan oleh karena memiliki lebih banyak, melainkan berhitungan lebih sedikit.

Seorang yang memiliki anggota tubuh lengkap dan sehat, namun tidak bersedia untuk melakukan pekerjaan, sama seperti orang yang tidak memiliki tangan dan kaki.

Kebiasaan baik harus terus dipelihara dengan kesungguhan hati, kebiasaan buruk harus diperbaiki dengan ketekatan hati.

Jangan takut lambat maju dalam menjalani kehidupan, perlu ditakutkan adalah hanya berdiri diam ditempat. Jangan takut tidak memperoleh kemajuan, perlu ditakutkan adalah tidak bersedia untuk mulai melangkah.

Melakukan hal yang pantas dilakukan adalah tindakan bijaksana, melakukan hal yang tidak pantas dilakukan adalah tindakan bodoh.

Kebohongan bagaikan bunga yang sedang mekar,penampilannya memang terlihat cantik, namun tidak akan bertahan lama.


Setiap orang pasti memiliki kekurangan, jika tidak terlalu dipermasalahkan, maka setiap orang adalah orang baik.


Kelapangan dada dan cinta kasih kita hendaknya dapat merangkul segala benda dan segala jenis kehidupan di alam semesta.


Orang yang kenal puas, baru tahu bersyukur;orang yang tahu bersyukur, baru bisa berpengertian;orang yang berpengertian, baru bisa bertenggang rasa dalam segala hal.


Dengan adanya keharmonisan di antara sesama, dalam mengatasi sesuatu baru bisa terlaksana dengan baik dan sempurna.


Kondisi hati yang indah, melihat apapun akan terlihat indah.


Ajaran baik jangan hanya untuk dimanfaatkan sendiri, hendaknya dapat disebarkan secara lebih luas.


Jangan bersikap menutup diri, anda harus mencintai orang lain terlebih dahulu, orang lain baru akan mencintai anda juga.


Kebijaksanaan hendaknya dapat terus dibina. Jalani kehidupan dan lakukan sesuatu dengan jujur dan realistis. Jangan percaya pada desas-desus secara membabi buta tanpa berpikir panjang.


Jalan kehidupan seseorang salah arah atau tersesat adalah karena adanya keserakahan di dalam hati, sesungguhya segala kebutuhan hidup hanya perlu cukup pakai saja, jika dapat hidup secara sederhana dan realistis, dengan sendirinya kehidupan akan berjalan dengan aman dan bahagia.


Berpegang teguh pada niat hati yang lurus, hati welas asih setara Buddha akan terbangkitkan, sehingga kerisauan yang bagaikan iblis dalam batin akan sirna sendiri.


__-_-__-_-__---_----___----_________________________








Minggu, 04 Agustus 2013

Kata-kata perenungan Master Cheng Yen

Manusia bisa menciptakan karma buruk, juga bisa menciptakan keberkahan; Karma buruk tercipta karena keyakinan sesat, sedangkan berkah tercipta karena  keyakinan yang benar.

Jika menghendaki jiwa kehidupan yang sehat diperlukan aktifitas jasmani, sedangkan jiwa kebijaksanaan yang sehat memerlukan upaya giat dalam pembinaan diri.

Manfaatkan momen sekarang juga untuk melakukan sesuatu dengan penuh suka cita dan hati yang tenteram dengan demikian kita tentu akan dapat memahami prinsip kebenaran di dalam kehidupan ini.

Melakukan kebajikan butuh keyakinan diri, baru bisa mengembangkan kekuatan yang kokoh tanpa perasaan gentar.

Timbulnya  sebuah niat baik akan menjalinkan sebuah jodoh baik; Mengucapkan sepatah kata baik akan mendatangkan perasaan suka cita.

Bertutur kata baik, berikrar niat baik dan berbuat hal baik.

Ketika memiliki berkah, hendaknya bisa menyadari akan keberkahan diri sendiri dan tahu berpuas hati.

Dengan berlapang hati dan berniat tulus, kehidupan menjadi lebih indah dan baik.

Himpun kekuatan cinta kasih dengan sesungguh hati, ciptakan sirkulasi cinta kasih di dalam kehidupan.

Tidak peduli jalan yang dilalui bergelombang atau rata, kita harus berterima kasih kepada orang yang telah membuatkan jalan.

Formula efektif dalam memimpin kelompok adalah membimbing dengan kebijaksanaan dan memperlakukan dengan cinta kasih.

Kehidupan hendaknya dimanfaatkan pada perpaduan yang berhubungan dengan orang, masalah dan prinsip kebenaran dalam keseharian.

Tampilkan prinsip kebenaran dalam melakukan sesuatu hal, dan lakukan suatu hal sesuai dengan prinsip kebenaran.

Mampu memahami dan menjunjung tinggi prinsip kebenaran, serta mematuhi tata krama, akan merupakan kehidupan yang jujur dan terbuka.

Dalam kehidupan ini memang sulit untuk terhindar dari kegagalan,kita hendaknya dapat mengatasi berbagai cobaan, dengan demikian baru mampu melindungi  jiwa kebijaksanaan dan menembus rintangan yang menyulitkan.

Dalam menjalani kehidupan hendaknya berakal budi dan tahu akan prinsip kebenaran; juga tahu berprilaku baik dan tahu bersumbangsih.

Dengan memiliki pandangan hidup yang benar, seseorang baru memiliki kehidupan yang bahagia.

Kehidupan dengan pamrih akan mendatangkan penderitaan dan kerisauan.

Pahami prinsip kebenaran dalam kehidupan — Dengan berdana menghapus kekikiran dan ketamakan, dengan hati welas asih menghapus kemarahan dan kebencian,                             dengan kebijaksanaan menghapus kebodohan dan kegelapan batin.

Bisa bersumbangsih cinta kasih adalah berkah. Bisa menghapus kerisauan adalah bijaksana.

Cara terbaik untuk mencegah terjadinya bencana alam adalah dengan mensucikan batin manusia.

Selesaikan dengan baik segala hal yang menjadi kewajiban diri kita, terima segala sesuatu yang dihadapi dengan suka cita, sehingga kita bisa menghapus karma buruk seiring dengan setiap detik waktu yang berlalu.

Bangun ikrar yang baik setiap hari dan lakukan perbuatan baik setiap saat.

Jika tidak bisa memanfaatkan masa sekarang dengan baik,maka kita akan selalu menyesali masa lampau dan kehilangan masa mendatang.

Jika tidak bisa memanfaatkan masa sekarang dengan baik,maka kita akan selalu menyesali masa lampau dan kehilangan masa mendatang.

Setiap hari bagaikan sebuah buku dalam kehidupan,setiap orang yang ditemui merupakan kisah di dalam buku.

Ketika kita memberikan materi yang berwujud kepada orang lain, dengan sendirinya kita akan memperoleh keberkahan yang tidak berwujud.

Bersedia untuk bersumbangsih adalah menciptakan berkah,tidak melekat pada sesuatu adalah kebijaksanaan.

Tujuan belajar ajaran Buddha adalah belajar untuk segera memperbaiki pandangan yang salah.

---------------------------------------------------------------



Kata-kata perenungan Master Cheng Yen

Jika diri sendiri ingin bahagia, upayakan agar orang lain bahagia lebih dulu;Jika diri sendiri ingin berhasil, saksikan dulu keberhasilan orang lain.

Jika ingin terbebaskan dari kerisauan dan mendapatkan kenyamanan batin, kita mesti memiliki kemampuan untuk berpengertian dan bertoleransi.

Optimisme dan pesimisme adalah dua sisi dari sebuah mata uang, asal mau merubah niat pikiran, maka pesimisme bisa berubah menjadi optimisme.

Jika bersungguh hati, kebenaran berada di hadapan mata; jika tidak bersungguh hati, kebenaran sejati berada jauh di ujung langit.

Lapang hati dan toleransi adalah sumber dari kebahagiaan hidup.

Dengan hati maha welas asih mempraktikkan cinta kasih universal, dengan daya maha kebijaksanaan mengatasi segala kerisauan.

Dengan “kewelas asihan” sebagai titik awal, gunakan “rela bersumbangsih dengan suka cita” sebagai daya dorong untuk maju ke depan.

Dalam mempelajari ajaran Buddha, harus belajar untuk “memahami prinsip kebenaran, menggenggam kesempatan dalam hidup dan berbuat dalam tindakan nyata”.

Kewelas asihan harus dibangkitkan dari dalam sanubari, sedangkan menciptakan keberkahan harus melalui tindakan nyata.

Orang yang memiliki ilmu pengetahuan belum tentu memiliki kebijaksanaan, hanya orang yang memiliki kebijaksanaan saja yang mampu memberi manfaat kepada orang banyak.

Jika tidak tahu bahwa kehidupan adalah sebuah penderitaan, maka kebijaksanaan tidak akan bisa dibangkitkan.

Ketika bersumbangsih dengan cinta kasih harus dibarengi dengan rasa bersyukur, karena diri kita memiliki berkah dan kemampuan yang melebihi orang lain.

Jika memandang orang dengan mata batin yang jernih, tentu tidak akan berbenturan dengan orang lain

Maksud dari pelestarian batin adalah upaya membuat batin mampu menerima kenyataan dan mampu mengikhlaskannya.

Tujuan dari kegiatan mendaur ulang sumber daya alam, terletak pada upaya penggalakan dan pendidikan agar setiap orang tahu menghargai keberkahan.

Biar pun menghadapi berbagai hambatan dalam kehidupan, tetap harus melangkah maju, baru bisa semakin dekat ke tujuan.

Tak peduli berada pada profesi apa pun, hendaknya dapat menunaikan kewajiban dengan baik dan giat berusaha untuk mencapai kemajuan, dengan demikian baru bisa meraih kesuksesan di dalam karir.

Bertambahnya satu kebiasaan baik akan mengurangi satu kebiasaan buruk.

Sebuah kehidupan yang jernih dimulai dari bervegetarian dan taat pada sila.

Beranggapan bahwa diri sendiri adalah yang terbaik atau tidak sebaik orang lain, sama-sama merupakan sebuah rintangan di dalam batin; jika mampu melepaskan sikap kemelekatan terhadap segala hal, baru bisa membuat kondisi batin merasa nyaman dan bebas leluasa.

Hati penuh welas asih adalah hati Buddha; memiliki rasa cinta kasih, keuletan dan bersedia bersumbangsih bagi orang banyak adalah hati Bodhisattva dan juga adalah langkah di jalan Bodhisattva.

Tanpa adanya penderitaan, tentu tidak mampu memahami makna sejati dari kegembiraan, terpenting adalah bagaimana merubah penderitaan menjadi kegembiraan.

Kebijaksanaan membuat cinta kasih tetap murni dan tidak ternoda.

Daripada mengharapkan pemberkahan dari orang, lebih baik bersumbangsih untuk menciptakan berkah, dengan demikian akan memperoleh cinta kasih dan berkah yang berlebih.

Orang yang suka berdana akan mendapatkan balasan berupa keberkahan, orang yang tahu berpuas diri dan berpengertian akan mendapatkan kebijaksanaan.

Upayakan agar niat baik timbul setiap saat dan jiwa kebijaksanaan tumbuh setiap hari.

Dalam melakukan hal apa saja, hendaknya dilakukan dengan sungguh sungguh; Manfaatkanlah kehidupan ini untuk merealisasikan jiwa kebijaksanaan.

Bersamaan dengan saat menikmati keberkahan, hendaknya kita bisa menebarkan benih benih keberkahan, dengan demikian keberkahan akan datang terus menerus tanpa henti.


______________________________________________________








Kata-kata perenungan Master Cheng Yen

Orang bodoh membangun tembok pemisah dalam hatinya, orang bijaksana merobohkan tembok pemisah tersebut dan hidup berdampingan secara damai dengan orang lain.                                                             

Kesuksesan yang paling besar dalam hidup adalah bisa bangkit kembali dari kegagalan.                                                                                                       

Ada dua hal yang tidak bisa ditunda dalam kehidupan: berbakti kepada orangtua dan melakukan kebajikan.                                                               

Jika ingin meningkatkan kebijaksanaan, kita mesti membebaskan diri dari sifat kemelekatan dan keraguan.                                                                      

Cita-cita boleh saja tinggi dan jauh kedepan, namun langkah yang diperlukan untuk itu, harus diterapkan sejak sekarang.                                      
Jangan mengenang terus jasa yang telah diberikan, jangan melupakan kesalahan yang pernah dibuat. Lupakanlah dendam yang ada di dalam hati, namun jangan melupakan budi baik yang pernah diterima.         

Keinginan yang belebihan, selain mendatangkan penderitaan juga sering menggiring orang melakukan perbuatan yang mendatangkan karma buruk.                                                                                                               

Jangan takut terdorong oleh orang-orang yang lebih mampu dari kita, Karena dorongan tersebut akan memberi semangat untuk terus maju.   

Orang tidak mempunyai hak milik atas nyawanya, melainkan hanya memiliki hak untuk menggunakannya.                                                         

Tetesan air dapat membentuk sebuah sungai, kumpulan butiran beras bisa memenuhi lumbung. Jangan meremehkan hati nurani sendiri, lakukankalh perbuatan baik meskipun kecil.                                                

Lahan batin manusia bagaikan sepetak sawah, bila tidak ditanami dengan bibit yang baik, tidak akan bisa menuai hasil yang baik.                             

Orang berbudi luhur mempunyai tujuan hidup, sedang orang yang berpikiran sempit menganggap hidup sebagai tujuan.                                

Sertakan saya dalam perbuatan baik, jangan libatkan saya dalam perbuatan jahat.                                                                                            

Anggaplah segala permasalahan sebagai pelajaran, pujian sebagai peringatan untuk mawas diri.                                                                         

Dengan memiliki keyakinan, keuletan, dan keberanian, tidak ada hal yang tidak berhasil dilakukan di dunia ini.                                                                

Orang harus menyayangi diri sendiri baru dapat mencintai orang di seluruh dunia.                                                                                                     

Keserakahan, kebencian, dan kebodohan merupakan 3 racun dalam kehidupan manusia. Atasi keserakahan dengan berdana, Keserakahan, kebencian, dan kebodohan merupakan 3 racun dalam kehidupan manusia.                                                                                                                       
Penyesalan adalah pengakuan dari hati nurani, dan dapat juga dikatakan sebagai pembersihan terhadap kekotoran batin.

Hidup manusia tidak kekal. Bersumbangsihlah pada saat Anda dibutuhkan, dan lakukanlah selama Anda masih bisa melakukannya.

Jadilah orang yang tidak mengandalkan kekuasaan, status social, dan harta kekayaan dalam menjalani hidup.

Malapetaka dan bencana yang melandai dunia, sebagian besar merupakan hasil perbuatan orang-orang yang sehat jasmaninya, namun cacat rohaninya.

Memaafkan orang lain berarti berlaku baik pada diri sendiri.

Ada tiga "tiada" di dunia ini, tiada orang yang tidak saya cintai, tiada orang yang tidak saya percayai, dan tiada orang yang tidak bisa saya maafkan.

Pikiran dan perilaku kita sendiri yang menciptakan dan menentukan surga dan neraka.

Sumber penderitaan manusia ada 3, yaitu: keserakahan, kebencian, dan kebodohan.


Penyakit pada tubuh tidaklah menakutkan, batin yang sakit justru lebih mengerikan.


Kebijaksanaan diperoleh dari bagaimana seseorang menghadapi masalah dalam hidupnya. Apabila ia menghindar dari masalah yang ada, maka ia pun tidak akan dapat mengembangkan kebijaksanaannya.


Sumber dari kerisauan hati adalah keinginan manusia untuk selalu "memiliki".


Ada sebagain orang yang sering merasa risau, akibat perkataan buruk orang lain yang sebenarnya tidak perlu dihiraukan.


"Keserakahan", selain membawa penderitaan, juga akan menjerumuskan manusia ke dalam penderitaan.


Sebelum mengkritik orang lain, pikirkan dahulu apakah kita sendiri telah sempurna dan bebas dari kesalahan.


Setiap hari merupakan lembaran baru dalam hidup kita, setiap orang dan setiap hal yang ada di dalamnya merupakan kisah-kisah yang menarik.


Bila kita selalu ragu dan tidak memiliki tekad yang kuat, walaupun jalan yang benar telah terbentang di depan mata, kita tetap tidak akan pernah sampai ke tempat tujuan.


Orang yang paling berbahagia adalah orang yang penuh dengan cinta kasih.


Dengan menjaga tutur kata dan bersikap dengan baik, maka kita akan menjadi orang yang disenangi dan dicintai orang lain.


Mengernyitkan dahi dan tersenyum, keduanya sama-sama merupakan sebuah ekspresi, mengapa tidak tersenyum saja?


Hati hendaknya bagaikan bulan purnama yang bersinar terang. Hati hendaknya juga seperti cakrawala luas dengan langit yang cerah.


Niat baik yang tidak dilaksanakan sama halnya seperti bertani tanpa menebarkan benih. Hal ini hanya menyia-nyiakan kesempatan baik yang ada.


Setiap hari kita harus bersyukur dan berterima kasih kepada orangtua dan semua makhluk. Jangan melakukan sesuatu yang mengecewakan mereka.


Memberi dan melayani jauh lebih berharga dan membahagiakan daripada diberi dan dilayani.


Tidak peduli seberapa jauh jalan yang harus ditempuh dan selalu berusaha sebaik mungkin mencapai tujuan dengan kemampuan yang dimiliki, inilah yang disebut dengan keuletan.


Orang yang paling berbahagia adalah orang yang mampu mencintai dan dicintai orang lain.


Sebaik apa pun hati seseorang, bila tabiat dan tutur katanya tidak baik, maka ia tidak dapat dianggap sebagai orang baik.


Kasih sayang yang mengharapkan pamrih tidak akan bertahan lama. Yang akan bertahan selamanya adalah kasih sayang yang tak berwujud, tak ternoda, dan tanpa pamrih.


Cinta kasih harus bagaikan seduhan the wangi dengan komposisi yang pas. Bila terlalu pekat akan terasa pahit dan kita tidak dapat meminumnya.


Hadiah paling berharga di dunia ini adalah hadiah berbentuk maaf.


Bertuturlah dengan kata yang baik, berpikirlah dengan niat yang baik dan lakukanlah perbuatan baik. 


Jangan menganggap remeh diri sendiri, karena setiap orang memiliki potensi yang tak terhingga.

                                                 
Kesuksesan hidup selama puluhan tahun merupakan akumulasi perilaku setiap hari, maka setiap hari kita harus menjaga perilaku dengan sebaik-baiknya.
                    
Semua manusia takut mati, takut menderita, apakah makhluk hidup lain tidak merasa takut juga? Oleh karena itu, kita harus melindungi semua makhluk hidup dan menghargai kehidupan.

Marah adalah menghukum diri sendiri atas kesalahan yang diperbuat oleh orang lain.


Hendaknya kita bersaing untuk menjadi siapa yang lebih dicintai, bukan siapa yang lebih ditakuti.


Musuh terbesar kita bukanlah orang lain, melainkan diri kita sendiri.


Bekerja untuk hidup sangat menyiksa, hidup untuk bekerja sangat menyenangkan.


Sumber penderitaan manusia adalah nafsu keserakahan untuk memiliki. Bila tidak bisa memperoleh yang diingankannya, dia akan menderita, namun bila telah memperolehnya, dia juga akan menderita karena takut kehilangan


Kesederhanaan adalah keindahan, keserasian adalah keanggunan.


Hakekat terpenting dari pendidikan adalah pewarisan cinta kasih dan rasa syukur, yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.


Kita hendaknya bersyukur kepada bumi yang menyediakan sumber daya alam sehingga kita dapat melanjutkan kehidupan, dan bersyukur kepada leluhur yang telah menyediakan lahan dan mengajarkan kita bagaimana cara untuk bertahan hidup.


Hati yang dipenuhi rasa syukur akan membangkitkan rasa haru. Rasa haru merupakan dorongan untuk melakukan kebajikan.


Bila dituduh orang lain, terimalah dengan rasa syukur. Bila menemukan kesalahan orang lain, sadarkan dengan sikap menghargai.


Bersyukurlah kepada orang yang menerima bantuan kita, karena mereka memberikan kesempatan baik bagi tercapainya pembinaan rasa cinta kasih kita.


Merupakan suatu berkah apabila sesama manusia dapat saling menghargai dan saling bersyukur. 


Dengan berjiwa besar, tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan di dunia ini. Bila berjiwa sempit, walaupun kesenangan berlimpah, kita akan tetap merasa menderita.


Mengurangi nafsu keinginan dan memperluas cinta kasih, kehidupan akan dilalui dengan gembira, nyaman dan bebas tanpa beban.


Pandai menempatkan diri dan berpikir demi orang lain adalah sikap orang yang penuh pengertian.


Pada umumnya orang lebih dapat menanggung beban kerja yang berat daripada menanggung kebencian, namun orang yang berkepribadian mulia adalah orang yang dapat melupakan kebencian.


Cara berterima kasih dan membalas budi kepada bumi adalah dengan terus mempertahankan konsep pelestarian lingkungan.


Berjiwa besar menerima kekurangan orang lain merupakan suatu hal yang luar biasa di tengah hal yang biasa.


Binalah cinta kasih yang tulus dan murni. Hati tidak akan risau bila tidak mengharapkan pamrih atau merasa rugi dalam memberikan cinta kasih.


Jangan menganggap enteng perbuatan baik sekecil apa pun, karena bila terhimpun menjadi satu merupakan bantuan yang berharga dan bermanfaat bagi orang lain.


Seulas senyuman mampu mendamaikan hati yang gelisah.


Kehidupan kita bermakna apabila kita dapat bermanfaat bagi orang lain.


Jangan mencemaskan beban yang berat, asalkan tetap berjalan di arah yang benar, pasti akan samapi ke tujuan.


Orang yang selalu mengasah orang lain, dirinya sendiri akan terasah, namun bagi orang yang selalu diasah, selain tidak rusak, malah akan lebih bersinar cemerlang, bagaikan berlian yang sesungguhnya.


Prinsip penting mencapai keselarasan dalam penyelesaian masalah adalah menyadari kapan saatnya maju dan kapan saatnya mengalah.


Dengan bersabar dan mengalah, hidup akan damai dan tenteram; saling bersitegang akan mendatangkan malapetaka.


Genggamlah kesempatan untuk berbuat kebajikan. Bila hanya menunggu, kesempatan itu akan berlalu dan semuanya sudah terlambat.


Mampu mematuhi tata tertib dalam berorganisasi, berpadu hati, ramah tamah, saling mengasihi, dan bergotong royong, berarti sebuah kemajuan yang telah dicapai dalam melatih diri yang dilakukan dengan penuh konsentrasi.


Jangan menyia-nyiakan waktu; lakukan hal yang bermanfaat dengan langkah yang mantap.


Tak ada yang tidak dapat diatasi dalam hidup ini; dengan adanya tekad, maka segalanya akan dapat diatasi.


Jangan pusingkan apakah orang akan memperbaiki perilaku atau sikap buruknya, yang terpenting adalah kita tetap melatih diri dengan sebaik mungkin.


Bila cermin dalam hati dapat selalu dibersihkan, maka dapat secara jelas membedakan yang baik dan buruk, yang benar dan salah.


Jadikan batin kita sebagai tempat pelatihan diri dan hargailah semua orang dengan sikap kesetaraan.


Sebuah tindakan jauh lebih bermakna dibandingkan dengan ribuan ucapan.


Walaupun memiliki impian dan harapan pada masa berabad-abad kedepan, namun jangan sampai mengabaikan hal yang ada pada saat sekarang.


Kepintaran adalah kemampuan untuk membedakan mana yang menguntungkan dan merugikan. Kebijaksanaan adalah kemampuan untuk membedakan yang benar dan salah.


Jangan meremehkan kemampuan sendiri, karenanya mulailah dengan mengubah kondisi hati kita barulah dapat mengubah dunia agar menjadi lebih baik.


Lebih baik belajar dari kelebihan orang lain daripada mencari kelemahan dan kesalahan orang lain.


Hadapilah kesalahan orang lain dengan lapang dada dan lemah lembut.


Iblis yang ada di luar diri kita tidaklah menakutkan, yang mengerikan adalah iblis yang terdapat di dalam hati.


Kehidupan manusia bagaikan meniti kawat baja. Bila kita tidak bersungguh-sungguh melihat ke depan, malah sebaliknya selalu menoleh ke belakang, kita pasti akan terjatuh.


Faktor pemersatu dalam organisasi adalah toleransi dan tenggang rasa terhadap pendapat yang berbeda.


Berbakti adalah sikap yang bersedia berkorban pada saat dibutuhkan oleh orangtua.


Kebiasaan buruk bagaikan virus yang menyerang batin manusia, harus dicegah jangan sampai berkembang.


Berdana ada 3 macam, memberi bantuan makanan dan pakaian, memberikan nasehat bagi orang yang hatinya sedang hampa, dan memberikan kedamaian kepada orang yang panic dan ketakutan.


Masalah di dunia tidak dapat diselesaikan oleh satu orang saja, dibutuhkan uluran tangan dan kekuatan banyak orang untuk dapat menyelesaikan.


Orang yang mau mengakui kesalahan dan memperbaikinya dengan rendah hati akan dapat meningkatkan kebijaksanaanya.


-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_--_-_-_-_-_-_-_-_--_-_-_-_-_-_-_-_-