Selasa, 31 Oktober 2017

Atthasila

8 Sila / Atthasila tersebut diuraikan sebagai berikut :

1.Panatipata veramani sikkhapadam samadiyami
Bertekad melatih diri untuk menghindari menyakiti dan membunuh mahluk hidup apapun juga.

2.Adinnadana veramani sikkhapadam samadiyami
Bertekad melatih diri untuk menghindari mengambil barang yang tidak diberikan / diijinkan (mencuri).

3.Abrahmacariya veramani sikkhapadam samadiyami
Bertekad melatih diri untuk menghindari hubungan seksual.

4. Musavada veramani sikkhapadam samadiyami
Bertekad melatih diri untuk menghindari ucapan / kata-kata tidak benar, yang kasar, memfitnah dan menyakiti mahluk lain (berbohong).

5.Surameraya majjapamadatthana veramani sikkhapadam samadiyami
Bertekad melatih diri untuk menghindari segala minuman keras (serta bahan-bahan lainnya) yang dapat menyebabkan lemahnya kesadaran.

6.Vikala-bhojana veramani sikkhapadam samadiyami
Bertekad melatih diri untuk menghindari makan makanan di waktu yang salah, yaitu lewat tengah hari. Pengertian di sini adalah bahwa seseorang tidak boleh makan setelah lewat tengah hari hingga subuh/dinihari. Patokannya adalah untuk tengah hari, ketika matahari tepat di atas kepala atau pukul dua belas, dan untuk subuh/dinihari adalah ketika tanpa lampu, seseorang dapat melihat garis tangannya sendiri atau ketika matahari terbit. Jadi seseorang boleh makan (berapa kali pun) hanya pada waktu dinihari/subuh sampai tengah hari (sekitar jam 12).

7. Naccagita-vadita-visukadassana malagandha-vilepana dharana-mandana vibusanatthana veramani sikkhapadam samadiyami
Bertekad melatih diri untuk menghindari menari, menyanyi, bermain musik, melihat permainan / pertunjukan, tidak memakai bunga-bungaan, wangi-wangian dan alat kosmetik yang lain untuk tujuan menghias / mempercantik diri.

8. Uccasayana-mahasayana veramani sikkhapadam samadiyami
Bertekad melatih diri untuk menghindari penggunaan tempat tidur dan tempat duduk yang tinggi, besar dan mewah.

Puasa dalam agama Buddha sedikit berbeda dan diperbolehkan minum. Dalam agama Buddha puasa itu di sebut Uposatha. Puasa ini tidak wajib bagi umat Buddha, namun biasanya dilaksanakan dua kali dalam satu bulan (menurut kalender buddhis dimana berdasarkan peredaran bulan), yaitu pada saat bulan terang dan gelap(bulan purnama). Namun ada yang melaksanakan 6 kali dalam satu bulan, tetapi puasa (uposatha) tersebut tidak wajib.
Uposatha artinya hari pengamalan (dengan berpuasa) atau dengan pelaksanaan uposatha-sila pada hari atau waktu tertentu (dapat disebut hari uposatha). Puasa tersebut dilaksanakan dengan menjalani uposatha-sila.
Jadi, puasa (uposatha) seorang umat Buddha dinyatakan sah, apabila ia mematuhi ke-8 larangan tersebut seperti yang tertulis di atas. Jika salah satu larangan tersebut dilanggar—baik sengaja atau tidak— berarti ia puasanya (uposatha-nya) tidak sempurna.

Kapan umat Buddha menjalankan puasa atau uposatha?
Hari Uposatha adalah setiap tanggal 1, 8, 15 dan 23 menurut penanggalan lunar (bulan) hari uposatha di sebut juga uposathadivasa yaitu hari suci dan hari penuh berkah, meski bukan bersifat wajib diharapkan pada hari uposatha para upasaka dan upasika melatih diri dengan menjalankan atthanga uposathasila yaitu 8 (delapan) peraturan yang harus dijalankan pada hari uposatha.

Selasa, 05 Juli 2016

92. Kutipan Ceramah Master Chin Kung


Pada jaman dahulu masyarakat memiliki rumah dengan pekarangan yang luas, sehingga ketika berpindapata, para Bhiksu menggunakan tongkat, bila mengetuk pintu pemilik rumah tidak tahu siapa yang datang sehingga merasa terganggu, namun apabila dengan menggoyangkan tongkat sehingga begitu mendengarnya, pemilik rumah tahu bahwa yang datang adalah Bhiksu yang sedang berpindapata.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 6 Juli 2013


這個肉身在這個世間必須要有飲食,比丘不從事生產,飲食從哪來?乞食。乞食有乞食的規矩,有乞食的禮節,佛經上講的威儀,一定要遵守。到人家乞食的時候,人家門關著的,古時候人家都有個圍牆,圍牆裡面是院子,居住的房屋是建在圍牆裡面,你要是乞食去敲門,人家不知道誰來了,會干擾人家不高興。所以佛用錫杖,我們這是錫杖,這是乞食用的工具。乞食是什麼?到人家門口,門關著,在門口搖錫杖,這一搖錫杖就發聲音,裡面聽到外頭有搖錫杖的聲音知道出家人來乞食。


二零一二淨土大經科註  (第三四七集)

Sumber :
Cahaya Sukacita 

91. Kutipan Ceramah Master Chin Kung


Ketika baru terlahir ke Alam Sukhavati, keberhasilan kita adalah mengandalkan kekuatan pemberkatan Buddha Amitabha, sehingga kekuatan prajna dan kemampuan gaib kita setara dengan Bodhisattva Dharmakaya, memperoleh perlakuan istimewa sedemikian, sungguh tak terbayangkan. Ini juga merupakan sebab mengapa praktisi ajaran Sukhavati mundur di tengah jalan, karena dia sulit untuk mempercayai hal ini. Kebenaran ini hanya setelah seseorang mencapai KeBuddhaan barulah dapat memahami sepenuhnya.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 6 Juli 2013


剛剛往生的時候那個成就是阿彌陀佛智慧威神加持的,讓我們的智慧神通道力跟法身菩薩平等,得到這樣的待遇,這個不可思議。這也是讓很多學習淨宗半途而廢退轉了,原因就是他很難相信,他想不出這個道理。這個道理佛在經上說過,「唯佛與佛,方能究竟」,佛說這麼個話,只有真正成佛他完全了解,換句話說,等覺菩薩都不能完全了解。


二零一二淨土大經科註  (第三四七集)

Sumber :
Cahaya Sukacita 

90. Kutipan Ceramah Master Chin Kung


Melafal Amituofo dimulai dari pikiran, kemudian dari mulut keluar suara, dan telinga mendengarnya, dengan demikian dapat menfokuskan pikiran, nama Buddha muncul dari pikiran, keluar melalui mulut dan telinga mendengarnya. Ini adalah pengalaman dari para guru sesepuh untuk memperoleh samadhi dan prajna, kemudian mewariskan kepada generasi selanjutnya, yang mempelajarinya akan memperoleh keberhasilan, ini tidak sulit.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 6 Juli 2013

念從心起,從口出音聲,然後在耳朵再聽進去,這樣能攝心,佛號從心生,從口出,再聽進去。這都是古老的祖師大德們他們得三昧開慧的經驗,留傳給後世,誰學會了誰就成就,它不難。


二零一二淨土大經科註  (第三四七集)

Sumber :
Cahaya Sukacita 

89. Kutipan Ceramah Master Chin Kung


Konferensi perdamaian dunia juga adalah semu, semasa Buddha Sakyamuni berada di dunia, mengapa Beliau tidak melakukannya, mengapa Beliau malah tiap hari membabarkan Dharma? Karena konferensi perdamaian dunia tidak membawa hasil, namun membabarkan Dharma dapat bermanfaat. Maka itu kita meneladani Buddha Sakyamuni, seluruh Buddha dan Bodhisattva di sepuluh penjuru, tiada yang tidak menggunakan “pembabaran Dharma” untuk menyelesaikan masalah, kini kami telah memahaminya.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 5 Juli 2013


國際和平會議都不是真的,釋迦牟尼佛當年在世,為什麼不搞國際和平會議,他天天講經幹什麼?和平會議收不到效果,講經真能收到效果。所以我們看釋迦牟尼佛,再聽釋迦牟尼佛跟我們說的,十方一切諸佛菩薩沒有一個不是用「今現在說法」解決問題,我們完全搞清楚、搞明白了。


二零一二淨土大經科註  (第三四六集)

Sumber; 
Cahaya Sukacita 

88. Kutipan Ceramah Master Chin Kung

Asalkan senantiasa mengingat, setiap bertemu dengan insan lain, maka bahaslah ajaran Sukhavati, tak peduli dia percaya atau tidak. Jika percaya maka saya telah menyelamatkannya;  jika tidak maka sekali dia mendengar sepatah Amituofo maka benih ini akan selamanya bersemi di alaya-vijnana nya. Sekarang dia tidak percaya tidak masalah, kelak dia pasti percaya karena telah memiliki akar. Maka itu bagi yang belum memiliki akar, kita tanami benih, sedangkan bagi yang telah berakar, kita memupuknya agar bersemi, yang telah bersemi kita bantu agar jadi berhasil. Inilah tugas kita di dunia ini, memberi manfaat bagi diri sendiri dan insan lain.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 5 Juli 2013


這要常常記住,遇到人就給他講,管他信不信。信很好,我度了他;不信,一歷耳根,永為道種,他聽進去了,阿賴耶識裡有種子,也度他了。現在不信,將來會相信,為什麼?他有根。這就是沒有根的給他下根、下種子,有根的幫他增長,已經增長的幫他成就。我們來在世間幹這樁大事業,這樁事好,自行化他,快樂無比。


二零一二淨土大經科註  (第三四六集)

Sumber :
Cahaya Sukacita 

87. Kutipan Ceramah Master Chin Kung


Jangan suka mengobrol karena tiada gunanya, menyia-nyiakan semangat dan waktu saja. Lebih baik perkenalkan ajaran Sukhavati kepadanya, ceritakan padanya manfaat melafal Amituofo, betapa pentingnya melafal Amituofo itu. Inilah yang disebut mengamalkan Jalan Bodhisattva, menyelamatkan para makhluk, ucapan lainnya tidak perlu dibahas.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 5 Juli 2013


不要雜心閒話,聊天沒有意思,精神、時間都浪費了。把淨宗傳給他,把念佛的好處告訴他,念佛的重要性告訴他,不念佛決定不行。這就是行菩薩道,這就是普度眾生,其他的廢話一概不談。


二零一二淨土大經科註  (第三四六集)

Sumber :
Cahaya Sukacita