Rabu, 01 Juni 2016

Tanya Jawab 28



Mustika Sukhavati

 

Tanya Jawab


Umat Bertanya :


Ada sekelompok penganut aliran luar sering datang ke vihara kami, beberapa pengurus bahkan tidak memperbolehkan mereka masuk ke ruang kebaktian, bagaimana seharusnya?



Master Chin Kung Menjawab :


Cobalah memberi anjuran pada mereka, andaikata mereka memang ingin masuk ke dalam ruang kebaktian dan bersedia mengikuti kebaktian bersama melafal Amituofo, maka biarkan mereka ikut bergabung. Buddha dan Bodhisattva menyelamatkan semua makhluk, juga tidak menolak penganut aliran luar.


Ketika Buddha Sakyamuni berada di dunia, ada 96 jenis aliran luar yang belajar padaNya, berguru pada Buddha, Buddha juga menerima mereka, dapat kita lihat di sini bahwa Buddha tidak menolak kehadiran para penganut aliran luar.  


Sebaliknya jika mereka tidak bersedia menaati peraturan ruang kebaktian pelafalan Amituofo, mengacaukan para umat, maka kita harus mempersilahkan mereka keluar, pasti tidak boleh mengacaukan para umat yang sedang melatih diri. Maka itu bukan hanya aliran luar yang kita tolak; bahkan umat yang tidak bersedia mematuhi peraturan juga harus kita persilahkan keluar.


Dahulu kala, Master Hui Yuan dari Gunung Lu memiliki seorang teman baik yakni Upasaka Xie Ling-yun, dia adalah penulis besar. Dia ingin ikut dalam “kebaktian bersama melafal Amituofo”, tetapi karena tabiatnya sangat buruk, tidak sanggup mematuhi peraturan di dalam ruang kebaktian, maka itu Master Hui Yuan menolaknya.


Master Hui Yuan masih memiliki teman baik lainnya yakni Tao Yuan-ming, dia sangat mematuhi peraturan, Master Hui Yuan mempersilahkannya masuk ke ruang kebaktian pelafalan Amtiuofo, tetapi sayangnya Tao Yuan-ming tidak bersedia hadir.


Dapat kita lihat bahwa yang dapat mematuhi peraturan maka senantiasa disambut, tak peduli apakah dia itu adalah penganut aliran luar. Andaikata dia adalah penganut aliran luar, kita juga harus mengulurkan tangan menyambut mereka, membantu mereka mengenal Buddha Dharma, ini barulah hati maitri karuna.     



  


學佛問答


問:一些外道的經常到佛堂來,有些居士不准他們進念佛堂,請問應該怎麼辦?


答:應當先勸導,他要是遵守念佛堂的規矩,隨著大眾一起共修,就歡迎他。佛菩薩普度眾生,也不拒絕外道。世尊當年在世,九十六種外道跟佛學習,依佛作老師,佛都收容,可見得佛並不拒絕外道。如果他要是不遵守念佛堂的規矩,擾亂大眾,我們一定要請他出去,決不能破壞大眾修行。所以,不是說他是外道,我們拒絕;而是守規矩的人歡迎,不守規矩的人請他出去。


過去中國廬山遠公大師有個好朋友謝靈運居士,這是一位大文學家。他想參加「東林念佛堂」,但是因為他的習氣太重,無法遵守念佛堂的清規,所以遠公大師拒絕他。大師還有一位好朋友陶淵明,他很守規矩,遠公大師歡迎他到念佛堂,但是他不肯來。由此可知,能夠遵守大眾共修的規矩,一律歡迎,不論他是否有神通,是否為外道。外道,我們也要接引他,幫助他接觸正信的佛法,這才是慈悲心。21-90-26





Mustika Sukhavati

Tanya Jawab 29



Mustika Sukhavati

 
Tanya Jawab


Umat Bertanya :


Ada beberapa pengurus vihara yang sering mengundang para Bhiksu aliran lain datang berceramah, saya tidak berniat mendengarnya, juga mengajak orang lain untuk tidak ikut mendengarnya, apakah tindakan saya ini benar? “Menuruti kehendak makhluk lain” itu maksudnya bagaimana?


Master Chin Kung Menjawab :


Andaikata kita telah mencapai pencerahan, semua makhluk yang memberikan ceramah Dharma, sepanjang Dharma yang dia ceramahkan adalah Dharma Murni, bukan Dharma sesat, maka boleh ikut mendengarnya, sesat dan murni harus dibedakan dengan jelas.


Walaupun apa yang dia ceramahkan berbeda dengan aliran kita, kita juga harus pergi mendengarnya, untuk mewibawakan vihara. Agar penceramah pemula melihat jumlah pendengar ceramah begitu banyak, sehingga dia menjadi percaya diri. Apalagi jika yang dia ceramahkan adalah Dharma Murni, maka kita harus lebih mewibawakan vihara, ini adalah hal yang sepatutnya.


Tetapi sebaliknya jika diri sendiri belum memiliki keyakinan yang teguh, malah pergi mendengarkan ceramah aliran lain, dan akhirnya diri sendiri tidak mampu membuat keputusan sendiri, maka tidak boleh pergi mendengar ceramah tersebut. Anda tidak memiliki kekuatan samadhi, belajar Dharma juga tidak memiliki dasar yang kuat, dalam keadaan sedemikian, anda tidak pergi mendengar ceramah aliran lain, sikap ini adalah dibenarkan.


“Menuruti kehendak para makhluk” adalah salah satu tekad Bodhisattva Samantabhadra, ucapan ini adalah ditujukan kepada Bodhisattva Dharmakaya, namun kita juga harus meneladaninya. Lepaskan semua khayalan, perbedaan dan kemelekatan, semuanya menuruti kehendak orang lain. Tetapi ketika menuruti kehendak itu haruslah terlebih dulu menelitinya dengan jelas, jika itu hal yang benar barulah dituruti, jika sebaliknya itu adalah kejahatan, maka janganlah diikuti. Menuruti kehendak itu harus menggunakan kebijaksanaan dan akal sehat, bukan menuruti perasaan.   


  


學佛問答


問:有些同修經常請其他法師來講開示,我不願意去聽,也勸人不要去聽,請問這個作法對嗎?恆順眾生如何講法?


答:如果我們修學確實開悟了,所有眾生講經說法,只要他講的是正法,不是邪法,都可以去聽,邪正一定要辨別清楚。雖然他講的與我們修學的法門不同,我們也應當去,這是莊嚴道場。讓初學的人看到道場聽眾很多,增長信心。甚至於初學講經的人說的是正法,我們也應當要莊嚴道場,這是正確的。如果自己功力不夠,聽別人講其他法門,自己心裡做不了主,就不可以去聽。你沒有定力,修學沒有基礎,這種狀況你不去是正確的。


「恆順眾生」是普賢十願之一,這是對法身大士說的,我們也應當要學習。放下自己的妄想、分別、執著,一切都隨順別人。在隨順的時候,一定要觀察清楚,若是善法我們就隨順,若是惡法就不能隨順。隨順是理智的,不是感情的。21-90-33





Mustika Sukhavati

Tanya Jawab 30



Mustika Sukhavati

 
Tanya Jawab


Umat Bertanya :


Guru, anda selalu bilang bahwa jika memberi persembahan dana kepada vihara atau anggota Sangha harus menggunakan kebijaksanaan; bila vihara tersebut tidak menyebarkan Dharma, anggota Sanghanya kehilangan keyakinan pada Dharma, maka dengan memberi persembahan kepada mereka maka si pemberi dana juga harus bertanggungjawab.


Tetapi anda sendiri juga sering memuji Master Tan Chan yang menyumbangkan vihara, dengan prinsip bahwa “hukum karma ditanggung pelakunya masing-masing”. Anda juga berkata bahwa : “Berbuat kebajikan jangan takut disalahgunakan”.


Andaikata kami menggunakan hati yang menghormati Triratna, tidak mempedulikan keburukan vihara atau anggota Sangha tersebut, walaupun ini tidak sesuai dengan kebenaran, tenggelam dalam kesenangan, saya ingin bertanya apakah kami dapat memupuk jasa kebajikan dengan sempurna?



Master Chin Kung Menjawab :


Jika dapat mengamalkan “tidak melihat kesalahan orang lain”, maka akan memahami bahwa hukum karma ditanggung masing-masing pelakunya, tetapi ini harus ada kebijaksanaan. Jika berbuat jahat dan tidak menuruti Dharma, merusak citra Ajaran Buddha, melakukan karma buruk yang berat, maka jasa kebajikan anda telah sempurna dan terlahir ke Alam Sukhavati, tetapi si penerima yang melakukan karma buruk yang berat pasti jatuh ke tiga alam sengsara, untuk menjaga si penerima, kita juga harus memiliki sedikit hati maitri karuna.


Pendirian masing-masing itu berbeda, Master Tan Chan adalah seorang Bhiksu, vihara yang dia sumbangkan kebanyakan diperuntukan kepada anggota Sangha, vihara tempat pengambilan sila, ini adalah sebuah hati welas asih, sebuah hati balas budi. Dan vihara-vihara yang disumbang Master Tan Chan letaknya berjauhan satu sama lain, sehingga tidak mampu menjaga keseluruhannya, maka itu dikatakan “hukum karma ditanggung masing-masing pelakunya”. Jika sebaliknya letak vihara saling berdekatan, maka dapat sering ke sana dan mengurusnya, tetapi kondisinya tidaklah sedemikian. Maka itu semuanya tidak bisa disamaratakan.


Cara terbaik untuk mendanakan vihara adalah meminjamkan vihara tersebut kepada anggota Sangha atau umat untuk digunakan. Umpamanya, saya mendirikan sebuah vihara, hak milik ada pada saya, anggota Sangha ataupun umat berkeluarga boleh menjadi pengurusnya, saya boleh menyewakan kepada mereka, dan memungut uang sewa sebagai simbolis saja, yakni setahun satu dollar saja, jika mereka mengurus vihara dengan benar maka sewa dilanjutkan, jika malah sebaliknya bertentangan dengan Dharma maka menarik kembali vihara tersebut dari kepengurusan mereka. Dengan cara demikian, kelak juga takkan ada timbul masalah perebutan kepemilikan vihara.     

  


學佛問答


問:師父常說供養道場,供養出家眾要有智慧;若道場不辦道,出家人失去道心,供養者也需要負責任。但是師父又常讚歎談禪法師供養道場,是以「因果各自負責」的態度。又說:「做好事不要怕流弊。」我們若以尊重恭敬三寶之心,不見道場及僧眾過失來供養,即使他們不如法,耽於逸樂,請問我們是否仍能修積圓滿功德?


答:若真做到「不見世間過」,曉得因果各自負責,你的功德是圓滿的,不過這要真正有智慧。若其作惡不如法,破壞佛教形象,造的罪業極重,你的功德雖圓滿可生淨土,但對方造罪極重必墮三途,為顧及對方,我們也得要有一點慈悲心。


各人立場不同,談禪法師是出家人,供養道場多半是其出家寺廟、受戒道場,這是祖庭,這是一份愛心,一份報恩心。而談禪法師供養之道場並不在附近,無法照顧周全,所以說「因果各自負責」。若道場較近,能常去參學並照顧,情況就不是如此。因此,凡事不能一概而論。


供養道場最好的方法,就是將道場借給出家、在家人使用。譬如,我建造一個講堂,講堂產權是我的,出家人或者在家居士在此辦道,我可以租借給他,象徵性的租,一年一塊錢租金,辦得如法就永遠辦下去,辦得不如法就收回。這個作法好,將來不會有爭道場的問題。21-90-46




Mustika Sukhavati 

Tanya Jawab 31



Mustika Sukhavati

 
Tanya Jawab


Pertanyaan :


Saya seorang Bhiksu yang tinggal di Tiongkok, walaupun telah  meninggalkan duniawi, tetapi sering diganggu oleh masalah asmara. Pada musim panas umat wanita muda memakai baju agak tipis, tentu saja akan menyebabkan hati anak muda jadi bergejolak. Saya ingin bertanya sebagai seorang Bhiksu bagaimana cara menghadapinya? 



Master Chin Kung Menjawab :


Masalah ini sungguh sulit! Di dalam negeri begitu sulit, di luar negeri lebih sulit lagi, karena di luar negeri mereka lebih bebas lagi. Ini adalah ujian bagi anda, jika berhasil lulus maka anda akan memiliki keberhasilan. Jika malah sebaliknya tidak sanggup melewati cobaan ini, maka sebaiknya anda lepas jubah dan menikah, menjadi seorang umat berkeluarga juga bagus.


Pada jaman sekarang ini, umat berkeluarga banyak yang berhasil dalam melatih diri, baik di dalam maupun luar negeri, umat berkeluarga yang berhasil terlahir ke Alam Sukhavati malah lebih banyak daripada anggota Sangha, dan bahkan praktisi wanita yang lebih banyak daripada pria.


Anak muda harusnya tahu untuk menghindar, jangan banyak berdekatan. Tetapi memang kenyataannya sulit, alasannya vihara sekarang tidak memiliki sumber pemasukan, seluruhnya mengandalkan dana dari umat, maka itu tidak bisa tidak menyanjung mereka, tidak bisa menghindar dari menerima kunjungan dari umat. Maka itu seorang anggota Sangha harus mencari sebuah tempat melatih diri yang jauh dari keramaian, di mana Buddha menyebutnya sebagai “aranya”.  


Pada jaman dahulu vihara dibangun di atas gunung, transportasi juga sulit untuk menjangkaunya, tempat melatih diri yang amat sunyi. Tetapi sekarang tranportasi begitu leluasa, walaupun vihara dibangun di atas gunung yang tinggi, tetapi jalan-jalan telah dibuka sampai di atas gunung, bus pariwisata juga telah menembus sampai ke pegunungan, bagaimana bisa melatih diri dengan tenang? Maka itu harus memilih tempat melatih diri yang jauh dari keramaian, tempat sedemikian barulah mendukung untuk melatih diri.


Anak muda dalam melatih diri, keberhasilannya terletak pada satu huruf “jodoh”, diri sendiri harus baik-baik mengurus jalinan jodoh melatih diri. Jodoh, yang paling penting adalah harus mendekati kalyanamitra, vihara, para praktisi, jika tiga jalinan jodoh ini sempurna maka dapat meraih keberhasilan.    




學佛問答


問:我是大陸出家的佛子,雖然出家,但是常為男女之事困擾。夏天時寺裡的年輕女信眾衣服穿得單薄,年輕人心理、生理當然會有很大的反應。請問出家眾應如何解決這個問題?


答:這個事情難!國內難,國外就更難,因為國外比國內更開放。這是對你的考驗,你能通過這一關就會有成就。不能通過這一關,最好還俗結婚,作在家佛弟子也很好。這個時代,在家學佛成就的人很多,國內外念佛往生種種瑞相都非常希有,往生的人確實在家比出家多,而且女眾比男眾多。


年輕人一定要懂得迴避,少接觸。但是事實上有困難,原因是現在的道場沒有經濟來源,完全靠在家信徒的供養,所以不得不巴結,不能不接待信徒。因此,真正出家一定要找寂靜的環境修學,就是世尊講的「阿蘭若」。


從前寺院建立在人跡罕至的深山,交通非常不方便,修學的環境很清淨。但是現在交通方便,寺院叢林雖然建在高山上,為了怕上山的人麻煩,馬路也開闢到山上,纜車也通到山上,這樣如何能修行?所以,要選擇與外界隔絕的清淨環境修學,這種地方好養道。


年輕人學佛成就都在「緣」字,自己要好好的處理自己的修學因緣。緣,最重要的是親近善知識、道場、同參,這三個緣具足就能成就。21-90-45




Mustika Sukhavati

Tanya Jawab 32



Mustika Sukhavati

 
Tanya Jawab


Umat Bertanya :


Ketika Buddha Sakyamuni berada di dunia tidak memperbolehkan para siswaNya menikah, tetapi harus melatih kesucian. Apakah karena hal ini dapat mengganggu pelatihan diri? 


Master Chin Kung Menjawab :


Siswa Buddha Sakyamuni dapat dibagi 2 golongan. Bagi para Upasaka-Upasika, Buddha memperbolehkan mereka menikah. Tetapi bagi para anggota Sangha, maka pernikahan akan mengganggu pelatihan diri mereka. Sebagai anggota Sangha harus menfokuskan diri untuk menyebarkan Dharma memberi manfaat kepada semua makhluk, harus mendalami Tripitaka; mendalami Tripitaka adalah sebuah pekerjaan yang tidak mudah, maka itu jangan sampai perhatian jadi bercabang. Tetapi umat berkeluarga juga boleh menjalani tugas menyebarkan Dharma, banyak juga umat berkeluarga yang sukses menjadi penceramah.     



學佛問答


問:世尊在世,不讓弟子結婚生子,要修清淨行。請問是不是因為會影響道業?


答:弟子有在家與出家之分。在家弟子,佛也讓他結婚生子。若是出家弟子,確實會影響道業。出家要專門做弘法利生的事業,必須要深入經藏;深入經藏是一項艱鉅的工作,最好不要分心。但是在家弟子也可以弘法利生,真正有成就的大居士,講經說法的很多。21-90-36


Mustika Sukhavati 


Tanya Jawab 33



Mustika Sukhavati

 
Tanya Jawab


Umat Bertanya :


Dua tahun yang lalu adik mengalami kecelakaan mobil dan meninggal dunia, demi kesehatan bunda, kami bersaudara memutuskan tidak memberitahukan hal ini kepada orang tua, dengan mengarang cerita bahwa adik telah bekerja di luar negeri, maka itu tidak pulang menjenguk ayahbunda. Kami tahu bahwa perbuatan kami yang berdusta pada ayahbunda adalah durhaka, tetapi kami juga tak berdaya. Kini kami menjadi makin menderita, sekali berbohong maka kelanjutannya harus terus berbohong lagi, apa yang harus kami lakukan? 



Master Chin Kung Menjawab :


Tindakan kalian muncul dari satu niat berbakti, ini bukan termasuk berdusta, kebohongan ini termasuk “pelanggaran yang bisa dimaklumi”, tidak melanggar sila. Jika orang tua setelah mengetahui kenyataan sehingga menjadi begitu pilu, maka lebih baik menggunakan cara trampil untuk menutupinya.


Nasehatilah beliau untuk melafal Amituofo, terhadap orang yang disayangi jangan ada kemelekatan, harus melepaskan, dengan demikian melafal Amituofo dan terlahir ke Alam Sukhavati barulah takkan ada rintangan.


Praktisi pelafal Amituofo yang gagal terlahir ke Alam Sukhavati, tidak lain karena dua sebab yaitu : yang pertama adalah karena tidak sanggup melepaskan orang yang disayanginya, ini termasuk keserakahan akan kasih sayang; selain itu adalah tidak bisa melepaskan jalinan permusuhan, mereka yang pernah menyakitinya, dia masih belum sempat membalas dendam, setiap saat menyimpannya di hati, ini adalah kebencian, dua hal ini menyebabkan  tidak bisa terlahir ke Alam Sukhavati.


Maka itu, terhadap orang yang disayangi dan musuh yang dibenci haruslah dipandang dengan hambar, menfokuskan pikiran melafal Amituofo dan bertekad lahir ke Alam Sukhavati.


Anda harus selalu menceritakan keunggulan Alam Sukhavati dan kebaikan dari melafal Amituofo serta jasa kebajikan dan manfaat yang diperoleh, serta kisah-kisah mereka yang telah berhasil terlahir ke Alam Sukhavati, kepada ibundamu.


Jika menjelaskan isi sutra, belum tentu beliau dapat mengerti dan berminat, jika menceritakan kisah mereka yang telah berhasil terlahir ke Alam Sukhavati, mungkin beliau akan bersukacita mendengarnya. Dengan cara ini membantu dan memotivasinya.      




學佛問答


問:舍弟兩年前突然車禍死亡,我們兄弟姊妹為了母親的健康設想,商議共瞞老人家,藉詞他已經到外地遠方謀生,不回來探親。我們均知道如此作法是大不孝、大妄語,而又不得不犯上,欺騙老人家。如今深感艱難,步步圓謊,請問該如何是好?


答:你們的作法是一片孝心,這不叫妄語,這在妄語裡叫「開緣」,並沒有犯戒。如果老人知道後會非常悲痛,還是以善巧方便瞞著她好。勸老人念佛,對親情不要執著,要放下,這樣念佛往生就不至於產生障礙。


凡是念佛人到最後不能往生,總不外乎兩種因素:一種是親情放不下,這是貪愛;另外一種是冤家債主放不下,哪些人過去得罪他,他還沒有報仇,念念懷恨在心,這是瞋恚,都不能往生。所以,對於親情、冤家債主都要看得淡薄,一心專念阿彌陀佛,求生淨土。


你要常常把淨土的殊勝,念佛的好處、功德利益,以及你所知道的往生故事,講給老人聽。講經她未必能聽得懂,未必有興趣,講往生的故事她會很歡喜。用這個來幫助她,勉勵她,這樣就好。21-90-18





Mustika Sukhavati

Tanya Jawab 34



Mustika Sukhavati

 
Tanya Jawab


Umat Bertanya :


Ayahbunda telah berusia lebih dari 70 tahun, tidak yakin pada Buddha, jika menasehati mereka malah dimarahi, apa yang harus saya lakukan?



Master Chin Kung Menjawab :


Ayahbunda telah lanjut usia, anda harus memberikan sikap yang lebih baik dari sebelumnya, dengan demikian ayahbunda akan merasa heran karena sekarang anda berubah menjadi begitu berbakti, berbeda dengan sebelumnya. Maka anda menjawab bahwa ini yang anda pelajari dari Ajaran Buddha, dengan demikian barulah dapat menggugah mereka sehingga mereka memiliki kesan yang bagus terhadap Buddha Dharma, selanjutnya baru pelan-pelan mengajak mereka melafal Amituofo.


Jika sebaliknya yang anda lakukan malah membuat mereka tidak suka, maka saat anda mengajak mereka melafal Amituofo tentunya akan sulit. Demi berbakti pada ayahbunda, anda tidak perlu harus ke vihara, melafal Amituofo di rumah juga sama. Jika anda melafal Amituofo dengan bersuara tetapi ayahbunda tidak suka maka cukuplah melafal di hati, semuanya menuruti kehendak ayahbunda.  



學佛問答


問:父母七十多歲了,不信佛,勸他們反而被罵,請問我該怎麼做?


答:父母年歲大了,你一定要表現得比平常還要好,他就會覺得奇怪,你現在變得這麼孝順,跟過去不一樣。你說這是佛教我這麼做的,這樣才能感動他,讓他對佛法有好感,然後慢慢再勸他念佛。如果你所做的,他都不歡喜,你勸他念佛就非常困難。為了孝順父母,你可以不必到佛堂,在家裡念佛就好。如果出聲念佛,他不歡喜,你就默念,一切要順從父母。21-90-24




Mustika Sukhavati